Selasa, 19 April 2011

KARTU KREDIT

Pada awal tahun 80-an kartu kredit mulai diperkenalkan di Indonesia, untuk mendapatkan kartu kredit bukan merupakan hal yang mudah. Waktu itu perusahaan yang menerbitkan kartu kredit tidak sebanyak saat ini. Jika kita ingin memiliki kartu kredit kita harus mendatangi mereka. Tapi sejak pemerintah menggulirkan dunia perbankkan menggunakan kartu kredit, perusahaan yang menerbitkan kartu kredit tumbuh bagaikan cendawan di musim hujan. Semua bekerjasama dengan VISA dan MasterCard International untuk dapat menerbitkan kartu di Indonesia.  Berbagai cara ditempuh untuk menarik sebanyak mungkin nasabah baru meski terkadang mengelabui.

            Timbul pertanyaan, mengapa bank-bank dan lembaga keuangan itu gencar menarik nasabah baru? Hal ini karena bisnis kartu kredit merupakan lahan bisnis yang sangat menggiurkan dan berfungsi praktis bagi pemiliknya tidak perlu antrian panjang datang di teller bank, menyingkat waktu dan bagi bank berfungsi ekonomis karena tidak perlu sewa gedung , membayar karyawan serta bayar denda-denda merupakan keuntungan yang menggiurkan.


PENTINGNYA PERMASALAHAN

            Permasalahan “Authentifikasi Pada Kartu Kredit” sangatlah penting bagi lembaga keuangan ataupun bank bahwa nomor kartu kredit yang dimasukkan adalah benar-benar keluaran lembaga keuangan ataupun bank dan yang memasukkan adalah orang yang berhak untuk menggunakan kartu kredit. Sedang untuk pemilik jangan sampai memiliki kartu kredit yang tidak sah atau diakui oleh lembaga keuangan ataupun bank.



TUJUAN PERMASALAHAN

            Tujuan permasalahan “Authentifikasi Pada Kartu Kredit” adalah mengetahui perkembangan kartu kredit, macam-macam kartu kredit, fungsi dan manfaat kartu kredit, keberatan-keberatan kartu kredit, syarat mendapat kartu kredit, persetujuan kartu kredit, pemilihan kartu kredit, authentifikasi kartu kredit untuk system pembayaran transaksi di internet, kejahatan dengan kartu kredit, cara-cara menghindari kejahatan kartu kredit.


KARTU KREDIT

            Perlu diketahui kartu kredit bukan hanya dikeluarkan oleh bank, tapi juga oleh perusahaan keuangan lainnya. Setiap kita tahu kartu kredit di Indonesia pasti pikiran kita langsung tertuju kartu kredit yang dikeluarkan oleh Bank. Jika kita cermati, sebenarnya bank tidak hanya menerbitkan kartu kredit untuk calon nasabahnya, melainkan juga menerbitkan berbagai kartu lain yang berfungsi dan kegunaannya bisa dikatakan hampir sama dengan kartu kredit.
Berbagai jenis kartu yang dikeluarkan oleh bank antara lain :
1.    Kartu ATM (Automatic Teller Machine)
Yaitu yang diterbitkan oleh bank kepada seseorang jika orang itu menjadi nasabah bank tersebut.  Dan kartu ini bukan wajib tetapi hamper sebagian nasabah mengharapkan nya karena mendatangkan kemudahan akses atas berbagai fasilitas bank yang bias dilakukan melalui mesin ATM. ATM berfungsi menarik uang tunai dan untuk melakukan berbagai transaksi pembayaran atau transfer setiap saat disejumlah ATM yang tersebar di segala tempat. Jadi nasabah tidak perlu antri didepan teller bank sehingga bank mudah melayani nasabahnya.
2.    Kartu Cash (Cash Card)
Jika kartu ATM tidak bias dipergunakan langsung didepan teller bank, cash card bias dipergunakan untuk menarik uang tunai baik itu di mesin ATM maupun di depan teller-teller bank, bahkan pada sejumlah merchant. Jadi kegunannya lebih efektif disbanding kartu ATM. Yang memiliki cash card tidak perlu menunjukkan buku tabungan atau mengisi slip penarikan tunai jika ingin mengambil uang, cukup dengan menunjukkan kartu tersebut didepan teller sebab cash card juga berfungsi sebagai identitas diri. Jika tidak ada mesin ATM, tetapi ada sejumlah merchant yang menerima cash card, nasabah bias mengambil dananya.
3.    Kartu Debit (Debit Card)
Yaitu kartu yang dikeluarkan bank yang berfungsi hanya untuk melakukan transaksi belanja. Penggunaan jenis kartu ini otomatis langsung memotong saldo tabungan begitu dipergunakan untuk belanja. Ditinjau dari daya penerimannya disejumlah merchant, kartu debit ada yang bersifat local, regional ataupun internasional. Jenis local hanya dapat dipergunakan hanya dinegara tempat bank didirikan dan dikota-kota tertentu. Jenis regional hanya bias digunakan di negara-negara tertentu dan biasanya penerbit kartu juga buka usaha di Negara itu. Jenis internasional bias diterima di seluruh belahan dunia, misalnya kartu visa Electron, MasterCard Electronic, Maestro dan Cirrus.
4.    Kartu Charge (Charge Card)
Charge Card ini mirip kartu kredit. Untuk mendapatkannya perlu syarat-syarat tertentu dan agak sulit. Karena begitu memiliki charge card diberikan kebebasan penuh untuk menggunakan dana dari bank yang tidak terbatas. Tentunya hal ini berbeda dalam setiap individu nasabah tergantung perhitungan sesuai kondisi financial masing-masing. Uniknya lagi kartu jenis ini tidak dikenakan bunga kepada mereka yang memilikinya, melainkan hanya late charge (biaya keterlambatan pembayaran). Anda tetap diberi jangka waktu biasanya satu (1) bulan untuk melunasi semua tagihan. Anda tidak bias melunasi dengan menyicil, seperti pada kartu kredit. Jika tidak bias membayar penuh otomatis kartu akan diblokir sampai seluruh tagihan dilunasi. Seperti kartu kredit dikenakan iuran tahunan. Contoh yang ada Diners Club International, BCA Blue Card.

5.    Kartu Kredit (Credit Card)
Yaitu kartu yang dikeluarkan bank yang meminjami sejumlah dana tanpa harus memiliki dana atau tabungan dibank. Pemilik akan dikenakan iuran tahunan yang besarnya ditetapkan bank. Berbeda dengan charge card, dana yang bisa dipergunakan baik untuk menarik uang tunai maupun berbelanja terbatas pada plafon pagu kartu kredit yang disetujui. Kelebihan kartu kredit ini tidak harus membayar secara penuh jumlah tagihan ketika jatuh tempo karena boleh menyicil denganjumlah minimal tertentu. Sisanya termasuk bunga ditagihkan pada bulan berikutnya.
Dengan kemajuan teknologi dan tuntutan hidup modern perkembangan selanjutnya kita sering menemui satu kartu plastic yang berfungsi merangkum semua jenis kartu, misalnya Kartu paspot BCA yang memiliki fungsi sebagai kartu kredit, kartu cash dan kartu ATM bahkan bisa untuk mengambil uang tunai disejumlah merchant yang mencantumkan logo TUNAI BCA.  Dan masih banyak lagi fungsi dan contoh kartu-kartu disesuaikan kebutuhan dan perkembangan teknologi.


KEUNGGULAN TRANSAKSI KARTU KREDIT

            Tak kenal maka tak saying itu kata pepatah. Sebelum ditemukan alat transaksi lain yang lebih canggih maka kartu kredit akan menjadi satu-satunya alat pembayaran yang digunakan secara global saat ini. Tren perdagangan dan transaksi bisnis juga menggunakan kartu kredit misalnya transasksi dunia maya (internet) yang mengharuskan adanya kartu kredit karena memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki tunai, tidak berarti uang kertas atau uang logam yang kita kenal dan pergunakan saat ini akan dihapuskan. Karena semua transaksi akan lebih mengarah ke kartu ini. Bagaimanapun uang tunai tetap diperlukan hanya penggunaannya diminimkan misalnya untuk keperluan hal-hal kecil missal bayar tol, parker dan lain-lain.
Beberapa kelebihan kartu kredit disesuaikan dengan Bank (card issuer) yang mengeluarkan disbanding dengan pembayaran tunai adalah :
1.    Keamanan
Membawa uang tunai dalam jumlah besar jelas tidak aman, selain resiko hilang dan berat seringnya terjadi perampokan pada pembawa uang tunai dalam jumlah besar. Kartu kredit juga bisa hilang tetapi karena adanya fasilitas photocard dan digital signature dalam kartu kredit, jelas kartu tersebut tidak bisa digunakan oleh orang yang menemukannya. Jadi uang yang kita miliki tetap aman.
2.    Efisien
Cukup dengan sehelai kartu plastic seukuran kartu telepon kita sudah bisa memiliki dana hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Bayangkan dengan uang tunai ratusan juta yang mesti dibawa dalam kopor atau tas yang tentu merepotkan. Bagi mereka yang tidak memiliki nilai tabungan sebesar itu juga memungkinkan karena dana kartu kredit merupakan dana siap pakai yang dipinjamkan bank.
3.    Mendapatkan bunga bank
Maksud mendapatkan bunga disini adalah bunga yang kita terima karena saat transaksi kita tidak menggunakan uang tunai sehingga uang tersebut masih tersimpan dalam tabungan kita dibank lain. Mulai dari hari transaksi hingga tanggal jatuh tempo kita memiliki waktu tenggang sekitar 1 (satu) bulan. Berarti uang yang kita simpan dibank sudah mendapatkan bunga.
4.    Asuransi perlindungan pembelian
Dicontohkan bila kita membeli Monitor computer secara tunai. Kemudian monitor itu dalam pengiriman pecah. Maka kita kehilangan uang dan monitor.
Tapi kalau kita beli dengan menggunakan kartu kredit, Monitor tersebut bisa diganti karena adanya Purchase Protection yang diberikan Card Issuer yang besarnya tergantung bank yang menerbitkn. Dan untuk mendapatkan klaim asuransi ini setiap card holder hendaknya menanyakan soal itu lebih jelas pada card issuer.

5.    Asuransi kecelakaan, ketidaknyamanan dan fasilitas ruang tunggu
Untuk mereka yang sering bepergian dengan pesawat terbang kartu kredit punya manfaat tersendiri, karena setiap pembelian tiket dengan kartu kredit mereka otomatis mendapatkan asuransi perjalanan, asuransi ketidaknyamanan (missal tertunda keberangkatan  pesawat dan hilangnya bagasi).
6.    Rewads program
Yaitu program yang dikeluarkan oleh card issuer. Setiap transasksi pembelian yang terjadi pada kartu kredit akan mendapat poin yang bisa ditukar dengan hadiah yang diundi ataupun hadiah langsung apabila sudah memenuhi periode yang ditentukan.
7.    Terhindar dari resiko uang palsu
Ini merupakan kelebihan kartu kredit bagi pemilik took atau merchant. Dengan menerima pembayaran dengan kartu kredit maka akan terhindar denganuang palsu yang selalu mengancam serta terhindar dari penerimaan uang yang rusak, jelek bahkan lusuh.
8.    Diterima diseluruh dunia
Keuntungan yang dirasakan adalah karena kartu kredit diterima diseluruh dunia, berbeda dengan uang tunai yang harus ditukar dengan mata uang setempat agar bisa untuk transasksi.
9.    Penolong disaat tidak terduga
Saat kita bepergian dengan mobil kita bawa uang tunai secukupnya. Tapi saat kita terjadi musibah dengan mobil kita karena uang yang kita bawa tidak cukup maka dengan bantuan kartu kredit semua akan teratasi.
10.  Prestise
Ini bisa digolongkan keuntungan kartu kredit. Karena kita hidup dinegara berkembang kearah yang lebih maju.





KEBERATAN-KEBERATAN KARTU KREDIT

            Keberatan-keberatan ini harus dijelaskan secara bijaksana oleh card issuer dari pandangan orang tentang Kartu kredit. Keberatan antara lain :
1.    Kartu kredit adalah utang
Tidak dapat dipungkiri bahwa masih ada sebagian orang yang menganggap kartu kredit adalah utang. Bagi yang menganggap seperti ini semakin banyak punya kartu kredit maka semakin sinis terhadap kita.  Padahal untuk dapat kartu kredit butuh persyaratan tertentu.  Ini butuh waktu dan disesuaikan kebutuhan.
2.    Bunganya tinggi
Karena kartu kredit termasuk kredit komsumtif bunganya tentu tidak akan lebih tinggi dari kredit produktif. Dan semuanya kembali pada bank yang menerbitkan kartu kredit ini dan ini wajar karena bank adalah perusahaan yang harus mencari keuntungan dan menutup biaya operasional.
3.    Adanya reimbursement fee
Reimbursement fee biasanya tertentu dari nilai transaksi adalah biaya yang dibebankan sejumlah merchant jika seorang pembeli bertransaksi ditempat mereka dengan menggunakan kartu kredit. Dan inilah yang sering dikeluhkan pemilik kartu kredit. Keluhan ini masuk akal karena biaya yang dikeluarkan menjadi lebih tinggi.
4.    Annual fee yang tinggi
Kita harus tahu bahwa untuk fasilitas yang kita peroleh pihak bank akan mengenakan biaya tahunan (annual fee) yang besarnya bervariasi dari satu bank ke bank lain. Semakin banyak fasilitas yang diberikan card issuer semakin banyak annual fee yang dikenakan.
5.    Hidup lebih boros
Sebetulnya hal ini tidak ada kaitannya dengan kartu kredit  dan ini hanyalah masalah gaya hidup dan mentalitas pribadi masing-masing. Dan ini bukan jaminan hidup boros karena yang tidak punya kartu kredit juga bisa boros, jadi ini bukan jaminan hidup boros.
6.    Aku tidak butuh kartu kredit
Kehidupan kita tidak boleh berkurang atau bertambah hanya karena kartu kredit. Untuk ini tergantung pandangan dan kebutuhan kita masing-masing.


SYARAT MENDAPATKAN KARTU KREDIT

            Kartu kredit dapat didapat dengan mudah apabila kita memenuhi syarat antara lain :
1.    Usia mencukupi
2.    Penghasilan sesuai criteria card issuer
3.    Melampirkan Fotocopy KTP, Surat keterangan gaji, rekening Koran, bukti tagihan kartu kredit dan surat-surat dibutuhkan sesuai pekerjaannya
4.    Alamat
5.    No. Telpon yang mudah dihubungi
6.    Kebenaran data-data yang diisi dalam lembar aplikasi kartu kredit


PERSETUJUAN KARTU KREDIT

            Setelah memenuhi persyaratan yang ditentukan dan melampirkan semua dokumen yang diminta aplikasi kartu kredit. Maka akan dinilai dan selanjutnya diproses. Setelah itu akan ada kurir atau diinformasikan lewat telepon atau email bahwa permintaan kita disetujui dan akan diantar atau diambil sendiri.
            Untuk diketahui bahwa antara divisi marketing dengan divisi survai card issuer memiliki kepentingan yang saling bertolak belakang meski tujuan umumnya sama, meski mendapatkan nasabah sebanyak-banyaknya. Pihak marketing akan berusaha memasukkan dan menggolkan sebanyak mungkin account (istilah aplikasi yang disetujui) karena dengan demikian maka target tercapai. Sebaliknya pihak survai berkewajiban meminimalkan seminimal mungkin agar mereka yang lolos benar-benar memenuhi criteria dan layak untuk semuanya. Jadi yang menentukan pihak survai bukan pihak marketing. Padahal kenyataannya dilapangan para direct sales sering menjanjikan kemungkinan penerimaan yang sebenarnya mereka sendiri tidak berhak untuk itu. Akibatnya citra beberapa card issuer akan jelek dan kartu kredit juga ikut jelek citranya.  Sehingga manager marketing harus memberikan perhatian yang serius agar para direct sales jangan sekali-kali menjanjikan bahwa aplikasi seseorang pasti akan di approved karena mereka yang lihai dan professional pun bisa menangani masalah ini dengan lincah dan canggih saat bertemu dengan calon konsumen.
            Kriteria penilain antara card issuer yang satu dengan yang lain berbeda-beda namun secara umum mereka berpedoman pada peryaratan standar  yang ditetapkan, yaitu jika kita memenuhi criteria pasti kita disetujui. Sedang mengenai pagu kredit yang disetujui dan kecepatan pemrosesan ditentukan oleh informasi yang diisikan pemohon dilembar aplikasi.
            Jika kita perhatikan secara seksama biasanya lembar aplikasi kartu kredit memiliki kolom-kolom tersendiri, mulai dari data pribadi, data pekerjaan, penghasilan, informasi bank, perlindungan credit shield guard, kolom persetujuan, kolom kartu tambahan, kolom transfer kredit, kolom foto dan lain-lain. Informasi yang diisikan pemohon disemua kolom memiliki bobot masing-masing, misalnya pendidikan antara yang sma dengan s1 atau s2 punya nilai sendiri, kemudian status rumah yang kontrak dengan rumah sendiri pasti punya bobot tersendiri. Jika bobot semuanya memenuhi persyaratan, kartu kredit anda akan memiliki pagu kredit yang lebih besar atau proses persetujuannya lebih cepat. Akan tetapi kadang card issuer tidak langsung percaya apa yang diisikan pemohon sehingga card issuer akan survai atau sekedar Tanya jawab intinya mencocokkan antara informasi yang diisikan pemohon. Apabila meragukan atau menemukan informasi keliru maka card issuer akan mendatangi tempat kerja pemohon untuk melakukan verifikasi lebih lanjut.  Misal : Biasanya disini ada data-data yang menyangkut orang tua yang disini biasanya digunakan untuk key yang difungsikan untuk verifikasi lanjutan yang diperlukan untuk memastikan bahwa kartu yang di apply atau dipakai orang itu adalah orang yang berhak.
            Jika semua kolom yang kita isi memenuhi standar nilai yang ditetapkan dan persyaratan penghasilan kita telah memenuhi criteria serta pemohon bisa dihubungi, maka akan secepatnya aplikasi kartu kredit disetujui dan keluar. Bahkan ada beberapa nasabah yang mendapatkan kartu kredit tanpa dihubungi melalui telepon, disini pihak card issuer telah kenal orang tersebut dan diketahui bobot data-data melebihi aplikasi standar untuk jenis kartu tersebut dan saat itu. Jadi yang menentukan lama pemrosesan adalah jumlah pagu kredit sehingga berdampak pada cepat atau lamanya pemohon mengetahui status aplikasi disetujui bank atau tidak. Disini juga tergantung pada kebijakan masing-masing bank.


MEMILIH KARTU KREDIT

            Dalam pemilihan kartu kredit akan lebih mudah apabila kita membuat tabel yang bisa menampilkan ada fasilitas dan tidaknya fasilitas yang diberikan oleh  card issuer. Tabel seperti dibawah ini :
NO
KETERANGAN
KARTU
A
KARTU B
KARTU
C
1.
Pelayanan Telepon 24 jam



2.
Akses ATM jaringan global



3.
Kemudahan Pembayaran  (payment point)



4.
Kenaikan limit kredit melalui telepon



5.
Pengembalian uang transaksi (money back)



6.
Fasilitas foto (photocard)



7.
Fasilitas tanda tangan (digital signature)



8.
Asuransi pembelian barang



9.
Asuransi credit shield guard



NO
KETERANGAN
KARTU
A
KARTU B
KARTU
C
10.
Asuransi perjalanan



11.
Akses eksekutif airport lounges



12.
Cross border



13.
Iuran tahunan (annual fee)



14.
Bunga (interest)



15.
Minimum pembayaran



16.
Batas penarikan tunai



17.
Biaya overlimit



18.
Perhitungan bunga



19.
Iuran tahunan gratis



20.
News letter



21.
Program rewards



22.
Fasilitas chip



23
Waktu penagihan (billing cycle days)



24.
Dll (sesuai fasililitas yang ada)




Tabel diatas merupakan cara untuk memudahkan pemilihan kartu kredit agar didapatkan kartu kredit sesuai fasilitas yang diinginkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar